Dalam upaya memperkuat kompetensi pedagogik dan sanad keilmuan, jajaran Guru Tahfidz dari PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Dewan Dakwah melaksanakan kegiatan silaturahim serta sharing session bersama pakar Al-Qur’an sekaligus Direktur IQI (Istana Al-Qur’an Indonesia), Ust. Dr. Ahmad Annuri, M.A., pada Sabtu (20/06/2026).
Kegiatan yang bertempat di Gedung IQI, Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur ini, diawali dengan sesi pemaparan dari masing-masing guru mengenai praktik Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahfidz Al-Qur’an yang selama ini telah berjalan di PKBM Dewan Dakwah. Sesi ini menjadi wadah bagi para guru untuk menyampaikan metode, capaian, serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.
Selanjutnya, acara berlanjut dengan diskusi santai yang penuh kekeluargaan. Suasana akrab sangat terasa saat Ust. Dr. Ahmad Annuri, M.A. memberikan berbagai masukan penting terkait metodologi pengajaran tahfidz serta pentingnya menanamkan adab islami kepada para santri.
Dalam kesempatan tersebut, Ust. Dr. Ahmad Annuri, M.A. menekankan pentingnya sifat konstruktif dari pertemuan ini. Beliau menyampaikan, “Pertemuan kita hari ini bukanlah untuk merombak kurikulum pembelajaran yang sudah berjalan dengan baik, melainkan lebih kepada penguatan pada aspek-aspek tertentu yang perlu ditingkatkan. Terlebih lagi, lembaga pendidikan yang dikelola oleh para guru tahfidz ini bukanlah lembaga baru; rekam jejaknya sudah terbukti dengan banyaknya alumni yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.”
Lebih lanjut, Ust. Dr. Ahmad Annuri, M.A. memberikan usulan strategis untuk memperkuat kualitas bacaan santri. Beliau menyarankan agar pihak sekolah mengadakan *Program Tahsin Al-Qur’an sebagai program tambahan bagi para santri yang masih memerlukan perbaikan bacaan (tahsin), di luar jam KBM reguler yang telah ada.
Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah antisipasi agar setiap santri memiliki dasar bacaan yang benar dan tartil sebelum berfokus pada target hafalan.
Penyampaian materi yang didukung dengan presentasi visual melalui proyektor mempermudah diskusi teknis antara pakar dan para guru.
Melalui pertemuan ini, PKBM Dewan Dakwah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas para pengajar Al-Qur’annya, guna melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya fasih melafalkan ayat, namun juga memiliki pemahaman tafsir dan adab yang baik.




